- Inflasi (Inflation) adalah kenaikan pada tingkat harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus selama periode waktu tertentu. Tingkat inflasi dapat diestimasikan dengan mengukur persentase perubahan dalam indeks harga konsumen, yang mengindikasikan harga dari sejumlah besar produk konsumen seperti produk kebutuhan sehari – hari, perumahan, bahan bakar, layanan kesehatan, dan listrik. Inflasi dapat digolongkan berdasarkan tiga golongan, yakni :
- Berdasarkan tingkat keparahannya.
- Inflasi Ringan.
Terjadi apabila kenaikan harga dibawah 10% per tahun. - Inflasi Sedang.
Terjadi apabila kenaikan harga antara 10% - 30% per tahun. - Inflasi Berat.
Terjadi apabila kenaikan harga mencapai 30% - 100% per tahun. - Hiperinflasi.
Terjadi apabila kenaikan harga diatas 100% atau bahkan lebih per tahunnya.
- Inflasi Ringan.
- Berdasarkan sumbernya.
- Inflasi yang bersumber dari luar negeri .
- Inflasi yang bersumber dari dalam negeri.
- Berdasarkan penyebabnya
- Inflasi karena kenaikan permintaan.
- Inflasi karena kenaikan biaya produksi.
Inflasi memiliki dampak terhadap kegiatan ekonomi masyarakat yaitu terhadap pendapatan, ekspor, minat orang untuk menabung, dan kalkulasi harga pokok.
Contoh terjadinya Inlasi :
Kurang lebih pada tahun 1965 yaitu pada saat akhir periode pemerintahan Soekarno, Indonesia mengalami inflasi yang telah mencapai tingkat Hiperinflasi yakni sekitar 635%. Pada saat itu Soekarno berambisi untuk membangun berbagai fasilitas dan monumen yang berskala Internasional agar Indonesia pada tingkat dunia diperhitungkan oleh Negara – Negara lain. - Berdasarkan tingkat keparahannya.
- Didalam suatu Negara, pasti akan mengalami inflasi, baik itu inflasi ringan, inflasi sedang, inflasi berat, maupun hiperinflasi. Karena suatu Negara tidak dapat menjamin keadaan perekonomian Negara tersebut dapat berjalan dengan stabil. Sehingga kecil kemungkinan jika dalam suatu Negara tidak mengalami inflasi. Namun tidak sedikit juga kerugian yang diakibatkan oleh inflasi. Beberapa kerugian yang diakibatkan oleh inflasi adalah :
- Menurunnya Tingkat Kesejahteraan Rakyat.
- Memburuknya Distribusi Pendapatan.
- Terganggunya Stabilitas Ekonomi.
- Faktor yang mempengaruhi Perekonomian suatu Negara :
- Tingkat Inflasi.
Menurut greene dan pillanueva (1991), tingkat inflasi yang tinggi sering dinyatakan sebagai ukuran ketidakstabilan roda ekonomi makro dan suatu ketidakmampuan pemerintah dalam mengendalikan kebijakan ekonomi makro. - Suku Bunga.
Suku bunga merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi. - Pendapatan Nasional per kapita untuk tingkat Negara (nasional) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi dan Kabupaten atau Kota.
Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atau daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita atau PDRB per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi. - Kondisi Sarana dan Prasarana.
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi - Birokrasi Perijinan.
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.
- Tingkat Inflasi.
Referensi :
Madura, Jeff. 2007. Pengantar Bisnis, edisi 4. Jakarta : Salemba Empat
S, Alam. 2008. Seri Pendalaman Materi. Jakarta : Erlangga
Arifin, Imamul. 2007. Membuka Cakrawala Ekonomi. Bandung : Setia Purna Inves
http://id.wikipedia.org
http://ekonomi.kompasiana.com
https://punyaprasetyo.wordpress.com/category/perekonomian-indonesia/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-investasi-dalam-perekonomian-suatu-negara/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar